Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Bekasi — Semangat dan keceriaan mewarnai perjalanan siswa-siswi SMAIT Nur Hikmah dalam kegiatan kunjungan edukatif ke sejumlah kampus di Malaysia dan Singapura, yang berlangsung pada 2–4 September 2026. Sejak pagi hari, rombongan bertolak dengan penuh antusias, membawa rasa ingin tahu dan semangat untuk melihat lebih dekat dunia pendidikan tinggi di luar negeri. Perjalanan ini menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar untuk mengenal lingkungan akademik, budaya belajar, serta berbagai peluang pendidikan yang terbuka di tingkat internasional.

Selama berada di Malaysia dan Singapura, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi dan mengenal sejumlah perguruan tinggi secara langsung. Bukan sekadar perjalanan wisata, kunjungan ini dirancang sebagai ruang belajar yang mempertemukan siswa dengan realitas pendidikan tinggi global. Mereka diajak melihat bagaimana kampus-kampus di luar negeri membangun lingkungan akademik, mengembangkan potensi mahasiswa, serta mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.

Salah satu agenda penting dalam rangkaian perjalanan tersebut adalah audiensi di Kedutaan Besar Republik Indonesia. Momen ini memberikan pengalaman tersendiri bagi para siswa karena mereka tidak hanya belajar tentang pendidikan, tetapi juga mendapatkan perspektif mengenai peran Indonesia di tengah pergaulan internasional. Audiensi menjadi ruang dialog yang memperkaya wawasan siswa tentang hubungan Indonesia dengan negara lain sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa generasi muda memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk mengambil peran di tingkat global.

Di tempat yang berbeda, Ustazah Farkhatun menyampaikan bahwa kunjungan ini memiliki visi dan misi yang jelas dalam mendukung orientasi pendidikan siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan referensi dan wawasan mengenai pilihan kampus luar negeri bagi para pelajar. Dengan melihat langsung suasana kampus dan berbagai kemungkinan studi yang tersedia, siswa diharapkan memiliki gambaran yang lebih luas dalam menentukan arah pendidikan setelah menyelesaikan jenjang SMA.

Perjalanan tiga hari ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar kunjungan kampus. Ia menjadi sebuah pengalaman yang membuka jendela baru dalam cara siswa memandang masa depan: bahwa pilihan untuk melanjutkan pendidikan tidak berhenti pada batas geografis. SMAIT Nur Hikmah terus berupaya menghadirkan pendidikan yang mempersiapkan siswa bukan hanya untuk lulus dari sekolah, tetapi untuk memiliki keberanian bermimpi, keluasan wawasan, dan kesiapan menapaki dunia yang lebih luas.