Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Sejak Senin, 6 hingga 9 September 2026, lingkungan Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi bergerak melakukan pembersihan menyeluruh sebagai respons terhadap paparan abu vulkanis dari aktivitas Anak Gunung Krakatau yang berdampak hingga wilayah Bekasi. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai unsur di lingkungan yayasan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan lingkungan sekolah tetap bersih, aman, dan siap digunakan untuk mendukung aktivitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan bagi seluruh civitas Nur Hikmah.

Sejalan dengan arahan Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar pembelajaran dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), momentum tersebut dimanfaatkan untuk melakukan sterilisasi lingkungan sekolah secara lebih optimal. Ruang-ruang kelas, lapangan, teras, meja katering, masjid, serta berbagai fasilitas dan area lainnya menjadi titik pembersihan dari sisa abu vulkanis. Pembersihan dilakukan dengan memperhatikan area yang berpotensi menjadi tempat mengendapnya debu, sehingga ketika aktivitas pembelajaran kembali berlangsung secara normal, lingkungan sekolah telah berada dalam kondisi yang lebih bersih dan nyaman.

Manager Sarana dan Prasarana Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Ustadz Yusron Yasir, S.Th.I., menyampaikan bahwa pembersihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan pendidikan. “Ketika Allah memberikan kita ujian berupa kondisi alam seperti ini, maka ikhtiar kita adalah menjaga lingkungan sebaik mungkin. PJJ menjadi kesempatan bagi kami untuk melakukan pembersihan secara lebih menyeluruh, sehingga ketika anak-anak kembali ke sekolah, insyaAllah mereka memasuki lingkungan yang bersih, nyaman, dan siap untuk belajar kembali. Kebersihan sekolah bukan hanya tugas bagian sarana dan prasarana, tetapi tanggung jawab seluruh civitas Nur Hikmah,” ujarnya.
