Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Bekasi — Dua bulan terakhir menjadi catatan yang membanggakan bagi SDIT Nur Hikmah. Sebanyak 20 prestasi berhasil diraih oleh para siswa dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni bela diri, renang, panahan, hingga kompetisi akademik tingkat nasional dan internasional. Capaian ini menunjukkan bahwa ruang tumbuh anak-anak Nur Hikmah tidak berhenti di dalam kelas. Mereka belajar berani berkompetisi, mengasah potensi, menjaga disiplin, dan membawa nama sekolah dalam berbagai ajang prestasi.

Di antara capaian tersebut, beberapa prestasi berhasil diraih di panggung internasional. Salman Alfarisi Rambe meraih Silver Medal Kyorugi dan Bronze Medal Poomsae pada The 9th Heros Taekwondo International Championship 2026 di Pattaya, Thailand. Aisyah Maryam Alradya juga meraih Silver Medal Kyorugi dan Bronze Medal Poomsae pada ajang yang sama. Sementara itu, Edzard Chalaf Shankara meraih Gold Medal pada ISKA Indonesia Open 2026 kategori Children 32 Kg. Di cabang lain, Satriya Hira Adinata tampil dalam ajang Asian BMX Championship yang digelar oleh Malaysian National Cycling Federation. Prestasi-prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak untuk mengenal kompetisi yang lebih luas sekaligus membangun mental juara sejak dini.

Dari bidang akademik, Alifa Tsabita Andriansyah menorehkan prestasi dengan menjadi Juara 1 Nasional Kompetisi Indonesia Hebat (KIH) ke-17 Bahasa Inggris 2026 sekaligus meraih Gold Medal pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional Festival Sains Kemerdekaan (FSK) bidang Bahasa Inggris. Sementara di bidang olahraga, prestasi renang juga menjadi salah satu warna kuat capaian siswa SDIT Nur Hikmah. Ghibran Arrasyad dan Muhammad Rayhan Ghani masing-masing meraih Juara 1 dalam kompetisi renang, disusul sejumlah siswa lainnya yang meraih juara pada Baby Shark Cup Fun Swimming Aquatic Festival tingkat Jabodetabek. Di cabang panahan, Khaliluna Maryam S., Fahira Nurul K., dan Prisha Azkadina turut meraih Juara 2 beregu dalam Kejuaraan Panahan Pelajar.
Kepala Satuan Pendidikan SDIT Nur Hikmah, Ustadz Muhammad Muriyanto, S.H., S.Pd., menyampaikan bahwa capaian tersebut bukan semata-mata tentang banyaknya medali atau piala yang dibawa pulang. “Kami bersyukur atas 20 prestasi yang diraih anak-anak dalam dua bulan ini. Namun yang jauh lebih penting adalah proses di balik prestasi tersebut: keberanian anak untuk mencoba, kesungguhan dalam berlatih, kedisiplinan, dan dukungan orang tua. Sekolah berusaha menyediakan ruang tumbuh, sementara orang tua menjadi partner penting yang menguatkan proses tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, prestasi anak akan menjadi lebih bermakna ketika ia tumbuh bersama karakter. Karena itu, SDIT Nur Hikmah terus berupaya membangun ekosistem pendidikan yang memberi kesempatan kepada setiap anak untuk menemukan dan mengembangkan potensinya. Dua puluh prestasi dalam dua bulan bukanlah garis akhir, melainkan penanda bahwa ketika sekolah dan orang tua berjalan dalam satu arah, potensi anak dapat menemukan jalannya untuk tumbuh. Setiap medali boleh menjadi kebanggaan, tetapi keberanian untuk berproses, rendah hati ketika menang, dan terus belajar setelahnya adalah kemenangan yang sesungguhnya.