Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

SMAIT Nur Hikmah Gelar Doa Bersama dan Pendampingan Jelang TKA: Menjemput Pertolongan Allah

By | Published | No Comments

Dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, SMAIT Nur Hikmah menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama dan Pendampingan Jelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Rabu, 5 November 2025. Acara yang dihadiri oleh para orang tua dan calon siswa SMAIT Nur Hikmah ini menjadi momentum ruhiyah yang hangat dan menyentuh, menguatkan langkah seluruh peserta sebelum menghadapi proses seleksi akademik keesokan harinya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pemaparan dari Kepala SMAIT Nur Hikmah, Ustadzah Farkhatun, S.H., M.Pd., yang menyampaikan mekanisme pelaksanaan TKA serta pentingnya menjaga kesiapan mental dan spiritual. Beliau menegaskan bahwa kesuksesan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh ketenangan hati dan keikhlasan dalam berproses.

“Kami ingin siswa dan orang tua menjalani proses ini dengan tenang dan penuh tawakal. Allah melihat setiap usaha, bukan hanya hasil,” tutur beliau.

Suasana semakin menghangat ketika Ustadz Agusriwarman, S.E., M.Pd., memberikan motivasi yang menggugah hati. Beliau mengingatkan bahwa setiap langkah menuju kebaikan harus disertai keyakinan bahwa pertolongan Allah selalu dekat.

“Jika engkau menjemput pertolongan Allah dengan ikhtiar terbaik dan hati yang bersih, maka Allah akan menjemputmu dengan kemudahan. Jadikan TKA ini bukan sekadar ujian, tetapi ladang amal dan pembuktian bahwa kita siap menjadi hamba yang sabar dan bersyukur,” ujarnya penuh semangat.

Acara dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Manajer Diniyah Yayasan Wakaf Nur Hikmah, Ustadz Muhammad Asrori, S.Pd.I. Lantunan dzikir yang lembut dan doa yang dipanjatkan bersama menciptakan suasana haru dan damai. Para siswa menundukkan kepala, meneteskan air mata harap, dan para orang tua memanjatkan doa agar anak-anak mereka diberi kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkahnya.

Kegiatan ini menjadi jalsah ruhiyah yang mempertemukan ilmu, semangat, dan doa dalam satu kesatuan. Dengan hati yang lapang dan jiwa yang tenang, seluruh peserta meninggalkan aula dengan keyakinan bahwa hasil terbaik akan datang dari Allah — karena setiap usaha yang disertai doa, adalah langkah pasti menuju keberkahan dan kesuksesan.