Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti lantai 4 SMAIT Nur Hikmah pada Jumat pagi (12/6/2026) saat ratusan orang tua siswa mengikuti pengajian bertema “Keluarga yang Dirindukan Al-Qur’an”. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.30 WIB ini diinisiasi oleh Tim Diniyah Yayasan Wakaf Nur Hikmah bersama Grup Tahsin Orang Tua Siswa, bekerja sama dengan Komite Sekolah. Selain kajian utama, peserta juga mengikuti agenda talaqi Surah Al-Fatihah ayat 1–4.

Pengajian menghadirkan Ustadz Irwan Wahyudi, Lc., M.A. sebagai pemateri. Dalam kajiannya, beliau menekankan bahwa keluarga yang dirindukan Al-Qur’an adalah keluarga yang menjadikan wahyu sebagai pusat kehidupan. Menurutnya, rumah tangga yang dipenuhi tilawah, doa, dan pendidikan akhlak akan melahirkan generasi yang kuat iman, lembut hati, dan mampu menjadi penebar kebaikan di masyarakat. Beliau juga mengingatkan bahwa pendidikan anak tidak cukup hanya mengandalkan sekolah, tetapi harus dimulai dari teladan orang tua di rumah.

Ustadz Asrori, S.Pd.I. — Manajer Diniyah Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi “Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar yayasan untuk memperkuat peran orang tua sebagai pendidik utama dalam keluarga. Kami berharap sinergi antara yayasan, sekolah, dan orang tua semakin kokoh sehingga nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hidup di rumah-rumah peserta didik.”

Tina Maharani — Komite SMPIT Nur Hikmah “Pengajian seperti ini sangat dibutuhkan orang tua. Selain menambah ilmu, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi dan saling menguatkan dalam mendampingi anak-anak di era yang penuh tantangan.”

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, terutama saat sesi talaqi Surah Al-Fatihah yang dipandu langsung oleh pemateri. Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua tidak hanya memahami pentingnya membangun keluarga Qur’ani, tetapi juga semakin terampil membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sehingga dapat menjadi teladan bagi putra-putri mereka di rumah.
