Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Bekasi — SDIT dan SMPIT Nur Hikmah Bekasi kembali menyelenggarakan kegiatan Munaqosyah Al-Qur’an pada Sabtu, 10 Oktober 2026, sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran Al-Qur’an melalui Metode UMMI. Kegiatan ini dihadiri oleh Ust. H. Ahmad Yusuf, MS., M.Pd., Direktur Program Ummi Foundation, serta para penguji eksternal dari UMMI Daerah Kota Bekasi. Berbeda dengan pramunaqosyah yang dilaksanakan dua minggu sebelumnya dengan penguji internal, munaqosyah menjadi tahap pengujian eksternal untuk mengukur kemampuan bacaan dan hafalan siswa secara lebih objektif sesuai standar yang ditetapkan.

Pada jenjang SDIT Nur Hikmah, tercatat sebanyak 101 peserta mengikuti munaqosyah dengan berbagai kategori, mulai dari Tartil, Tahfidz Juz 30 dan Juz 29, hingga hafalan juz-juz awal Al-Qur’an. Sebanyak 18 siswa mengikuti kategori Tartil, 45 siswa pada Tahfidz Juz 30, 15 siswa pada Juz 29, serta peserta lainnya menunjukkan capaian hafalan hingga Juz 7 dan 8. Capaian ini menjadi gambaran proses pendidikan Al-Qur’an yang dibangun secara bertahap, melalui pembiasaan, ketekunan, dan pendampingan guru dalam keseharian pembelajaran.

Sementara itu, pada jenjang SMPIT Nur Hikmah, sebanyak 123 siswa mengikuti munaqosyah dengan total 151 capaian kategori. Jumlah kategori yang lebih banyak daripada jumlah peserta menunjukkan bahwa terdapat siswa yang mengikuti pengujian pada lebih dari satu kategori. Capaian mereka mencakup kategori Tartil, hafalan Juz 1 hingga Juz 24, serta Juz 29 dan Juz 30. Sebanyak 28 capaian tercatat pada Juz 29 dan 26 pada Juz 30. Sebaran hafalan hingga juz-juz yang lebih tinggi menunjukkan keberagaman perkembangan siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Di balik angka-angka tersebut, ada perjuangan panjang yang tidak selalu terlihat: mengulang ayat demi ayat, menjaga hafalan agar tidak mudah terlupa, memperbaiki makhraj dan tajwid, serta melawan rasa lelah demi menyetorkan hafalan dengan sebaik-baiknya.

Direktur Program Ummi Foundation, Ust. H. Ahmad Yusuf, MS., M.Pd., menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian siswa pada tahun ini. Menurut beliau, capaian yang diraih menunjukkan hasil yang sangat maksimal. Apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh siswa, guru Al-Qur’an, dan pihak sekolah untuk terus menjaga mutu pembelajaran. Munaqosyah bukan sekadar kegiatan untuk menguji seberapa banyak ayat yang telah dihafal, tetapi juga menjadi ruang untuk memastikan kualitas bacaan, ketepatan hafalan, dan kesungguhan siswa dalam berinteraksi dengan Kalamullah.

Manajer Diniyah Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Ustadz Muhammad Asrori, turut menjadi bagian penting dalam upaya penguatan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan yayasan. Pelaksanaan munaqosyah ini menegaskan komitmen Nur Hikmah untuk membangun generasi yang tidak hanya memiliki capaian akademik, tetapi juga dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya bagian dari kehidupan. Sebab, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya ketika seorang siswa mampu menyelesaikan hafalan, melainkan ketika ayat-ayat yang dibacanya tumbuh menjadi nilai yang membentuk akhlak dan perilakunya. Semoga setiap ayat yang diperjuangkan para siswa menjadi amal jariyah bagi mereka, orang tua, dan para guru yang dengan sabar mendampingi perjalanan mereka bersama Al-Qur’an.