Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Menanam Rindu ke Tanah Suci Sejak Dini: KBTK Islam Nur Hikmah Gelar Manasik Haji yang Penuh Makna

By | Published | No Comments

Keceriaan dan semangat ibadah terpancar dari wajah anak-anak KBTK Islam Nur Hikmah dalam rangkaian kegiatan Manasik Haji yang diselenggarakan di lingkungan Yayasan Wakaf Nur Hikmah. Kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar yang tidak hanya mengenalkan tata cara ibadah haji, tetapi juga menanamkan nilai ketakwaan, kemandirian, kedisiplinan, dan kecintaan kepada Allah sejak usia dini. Rangkaian pembelajaran dimulai pada 8 September 2026 dengan pengenalan syarat pendaftaran haji, pembuatan paspor, foto, serta berbagai aktivitas pengantar menuju pengalaman manasik.

Memasuki rangkaian berikutnya, anak-anak diajak mengenal lebih dekat berbagai peralatan dan tahapan ibadah haji. Mereka belajar melakukan packing, mengenal perlengkapan haji, memahami niat haji dan wukuf, mempraktikkan pemakaian kain ihram, hingga mengenal shalat sunnah dan doa-doa yang berkaitan dengan ibadah haji. Pembelajaran kemudian berlanjut dengan simulasi jumrah, tawaf, serta sai dan tahalul. Seluruh kegiatan dikemas secara menyenangkan melalui video, permainan, praktik langsung, dan berbagai media visual sehingga anak-anak dapat belajar melalui pengalaman yang konkret dan sesuai dengan dunia mereka.

Antusiasme juga terlihat dari keterlibatan para guru yang memberikan pendampingan secara all out sepanjang kegiatan. Tidak sekadar mengajarkan gerakan dan urutan ibadah, para guru berusaha menghadirkan suasana seolah-olah anak-anak sedang melakukan perjalanan menuju Baitullah. Puncak rangkaian kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2026, menjadi momentum yang sangat dinantikan oleh anak-anak, guru, dan orang tua. Para orang tua pun memberikan apresiasi positif karena kegiatan ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar agama yang menyenangkan, berkesan, dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Kepala KBTK Islam Nur Hikmah, Ustadzah Luckyana, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menghadirkan pembelajaran agama yang hidup dan dekat dengan pengalaman anak. “Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui bahwa ada ibadah haji, tetapi juga mengenal prosesnya, merasakan suasananya, dan memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Bagi kami, manasik ini adalah cara untuk menanamkan kecintaan kepada Allah, melatih kemandirian, sekaligus menumbuhkan cita-cita agar suatu hari nanti mereka benar-benar dapat menjadi tamu Allah,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar simulasi ibadah, Manasik Haji KBTK Islam Nur Hikmah menjadi sebuah perjalanan kecil untuk menanamkan mimpi besar. Hari ini mereka belajar mengenakan ihram, mengelilingi miniatur Ka’bah, melakukan sai, dan mengenal doa-doa; kelak, semoga langkah-langkah kecil itu menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju Tanah Suci yang sesungguhnya. Dukungan dan apresiasi orang tua, kerja keras para guru, serta antusiasme anak-anak menjadikan rangkaian ini bukan hanya kegiatan sekolah, melainkan pengalaman spiritual yang insyaAllah akan menjadi kenangan indah dan bekal kebaikan bagi mereka di masa depan