Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Bekasi — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti kegiatan doa bersama yang digelar oleh SMAIT Nur Hikmah Bekasi pada 18 April 2026. Kegiatan ini menjadi ikhtiar ruhiyah bagi para siswa kelas XII yang akan menghadapi SNBT. Acara yang menghadirkan Ahmad Alam, M.E., ini juga dihadiri oleh para orang tua siswa yang datang untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi putra-putri mereka. Momen tersebut menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan harapan siswa, doa orang tua, serta ikhtiar sekolah dalam mempersiapkan masa depan para peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala SMAIT Nur Hikmah Bekasi, Farkhatun, menyampaikan bahwa ujian bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi juga kekuatan mental dan spiritual. Ia menegaskan bahwa doa bersama ini adalah bentuk penguatan ruhiyah agar para siswa menghadapi ujian dengan hati yang tenang dan keyakinan yang kuat. “Kami ingin anak-anak melangkah ke ruang ujian dengan kepercayaan diri dan ketawakkalan kepada Allah. Ikhtiar belajar sudah mereka lakukan, dan melalui doa ini kita menyerahkan hasil terbaik kepada Allah,” ungkapnya.

Salah satu orang tua siswa, Suci Yuliangsih, M.Biotech., menyampaikan rasa haru atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momen doa bersama ini menghadirkan kekuatan batin yang tidak tergantikan bagi para siswa maupun orang tua. “Kami merasa sangat tersentuh. Ketika anak-anak didoakan bersama, kami sebagai orang tua merasakan harapan yang besar bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada doa, ada dukungan, dan ada kebersamaan yang menguatkan,” tuturnya. Kegiatan pun ditutup dengan doa dan muhasabah bersama, menghadirkan suasana penuh harap agar setiap langkah para siswa menuju masa depan senantiasa berada dalam keberkahan.