Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Suasana haru dan khidmat menyelimuti SDIT Nur Hikmah dalam kegiatan Parade Tasmi’ Al-Qur’an, sebuah agenda pendalaman tahfiz bagi para siswa yang tengah mempersiapkan diri menuju khotmul Qur’an. Dalam kegiatan ini, para siswa menyetorkan hafalan Al-Qur’an di hadapan para guru dan orang tua yang hadir menyaksikan secara langsung. Kehadiran orang tua menjadi momen istimewa, karena mereka dapat melihat secara nyata perjuangan anak-anaknya dalam menjaga dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang selama ini dipelajari di sekolah.

Parade tasmi’ ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga menjadi ruang penguatan mental dan spiritual bagi para siswa. Ustadz Tarmidzi, S.Pd.I, selaku Wakil Kepala Bidang Diniyah SDIT Nur Hikmah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses mematangkan hafalan sebelum para siswa mengikuti khotmul Qur’an. “Tasmi’ di hadapan guru dan orang tua menjadi latihan penting bagi anak-anak untuk menjaga kualitas hafalan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Kami berharap momen ini juga menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tua yang menyaksikan buah dari proses panjang anak-anak mereka bersama Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan akademik keagamaan, parade tasmi’ menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga untuk dicintai dan dijaga sepanjang hayat. Ketika ayat-ayat suci dilantunkan oleh anak-anak dengan penuh kesungguhan, para orang tua pun larut dalam rasa syukur dan haru. Dari ruang-ruang kelas sederhana itu, SDIT Nur Hikmah terus berikhtiar menanamkan generasi yang dekat dengan Al-Qur’an—generasi yang kelak diharapkan membawa cahaya Al-Qur’an dalam kehidupan mereka dan bagi masyarakat sekitarnya.
