Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Konsolidasi Tim Bilingual Nur Hikmah: Menguatkan Kultur Bahasa Inggris untuk Menyongsong Pendidikan Masa Depan

By | Published | No Comments

Bekasi — Pada Sabtu, 25 April 2026, Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi menggelar rapat konsolidasi Tim Bilingual Bahasa Inggris sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Tahunan tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan ini diikuti oleh para guru bidang Bahasa Inggris dari setiap satuan pendidikan di lingkungan Nur Hikmah. Konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat langkah bersama dalam membangun kultur berbahasa Inggris yang lebih hidup di sekolah, sehingga mampu mendukung visi pendidikan Nur Hikmah yang adaptif terhadap perkembangan global dan teknologi.

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Noor Sewoko, yang menegaskan pentingnya menjadikan bahasa Inggris sebagai budaya yang tumbuh dalam keseharian sekolah. Menurutnya, penguatan bahasa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membangun kepercayaan diri siswa untuk berinteraksi dalam dunia yang semakin terbuka. “Program bilingual ini adalah langkah strategis agar siswa Nur Hikmah siap menghadapi masa depan. Kita ingin bahasa Inggris tidak hanya dipelajari di kelas, tetapi menjadi kebiasaan yang hidup dalam lingkungan pendidikan kita,” ujarnya.

Program ini juga berada dalam koordinasi Manager Kurikulum, Tina Afriani, yang memimpin pengawalan implementasi bersama para guru Bahasa Inggris dari setiap satuan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program bilingual sangat bergantung pada sinergi dan konsistensi seluruh tim pendidik. “Dengan kolaborasi yang kuat antara guru Bahasa Inggris di setiap unit sekolah, kami berharap kultur berbahasa Inggris dapat tumbuh secara alami dalam berbagai aktivitas sekolah. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mempersiapkan generasi Nur Hikmah yang percaya diri di tingkat global,” ungkapnya.