Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Raker Yayasan Wakaf Nur Hikmah: Menyusun Arah Baru Pendidikan yang Adaptif, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global

By | Published | No Comments

Bekasi — Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) strategis yang melibatkan seluruh unsur pimpinan pendidikan, mulai dari kepala satuan pendidikan, wakil kepala sekolah, hingga tim manajerial dari berbagai unit. Kegiatan yang berlangsung di Aula kecil lantai dasar SMPIT Nur Hikmah Bekasi ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan visi dan langkah besar lembaga pendidikan Nur Hikmah dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

Raker dilaksanakan secara bertahap sejak 22 April 2026, dilanjutkan pada 24 April 2026, dan akan mencapai puncaknya dalam sidang pleno pada 5 Mei 2026. Dalam forum ini, berbagai gagasan strategis dibahas secara mendalam, mulai dari penguatan arah pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman, pengembangan kekhasan lembaga Nur Hikmah, hingga upaya meningkatkan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu, penguatan kultur berbahasa Inggris juga menjadi salah satu fokus utama sebagai bekal bagi peserta didik untuk berinteraksi dalam dunia yang semakin global.

Diskusi yang berlangsung dinamis ini menunjukkan keseriusan para pimpinan satuan pendidikan dalam merumuskan langkah-langkah konkret. Berbagai pengalaman lapangan, ide inovatif, serta tantangan yang dihadapi masing-masing unit menjadi bahan refleksi bersama untuk menyusun strategi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Semangat kolaborasi tampak kuat, menegaskan bahwa kemajuan lembaga pendidikan tidak dapat dibangun secara parsial, tetapi melalui kerja bersama yang terencana dan konsisten.

Ketua Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Mahmud Anis Baswedan, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberanian berpikir jauh ke depan dalam mengelola pendidikan. Ia menyampaikan bahwa lembaga pendidikan harus mampu merespons perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai yang menjadi fondasinya. “Pendidikan Nur Hikmah harus bergerak cepat merespons masa depan. Kita tidak boleh hanya berjalan mengikuti arus, tetapi harus mampu menghadirkan kekhasan, memperkuat karakter, dan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk memperluas dampak pendidikan,” ungkapnya.

Melalui rapat kerja ini, diharapkan lahir berbagai keputusan strategis yang mampu mempercepat langkah pendidikan Nur Hikmah menuju masa depan yang lebih visioner. Dengan sinergi antara pimpinan yayasan, kepala satuan pendidikan, dan seluruh tim manajerial, Nur Hikmah diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan yang kuat secara internal, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam melahirkan generasi yang berkarakter, berilmu, dan siap menghadapi tantangan zaman.