Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Pada 22 November 2025, Yayasan Wakaf Nur Hikmah secara resmi melepas enam guru untuk melaksanakan ibadah umrah sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang selama ini telah mereka curahkan bagi dunia pendidikan. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru di lingkungan kompleks pendidikan Nur Hikmah, disaksikan para pimpinan unit, rekan guru, serta keluarga besar yayasan. Program apresiasi ini menjadi salah satu komitmen Nur Hikmah dalam memuliakan para pendidik yang telah memberi warna dan daya hidup bagi perjalanan sekolah.

Pembina Yayasan Wakaf Nur Hikmah, Ir. Nina Nadjiba Brahim, M.T., menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya merawat dan menghargai perjuangan para guru. “Guru tidak hanya mengajar, tetapi menyalakan cahaya di tempat yang tak selalu terlihat. Hari ini kami ingin mengatakan bahwa langkah-langkah penuh keikhlasan itu Allah catat, dan kami pun ingin turut menghormatinya. Semoga perjalanan umrah ini menjadi jeda yang menyejukkan hati dan menguatkan kembali tekad dalam mendidik,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Wakaf Nur Hikmah, Mahmud Anis Baswedan, S.Pd., dalam sambutannya menambahkan bahwa program pemberangkatan umrah adalah cara yayasan membalas sebagian kecil dari jerih payah guru-guru yang telah mengabdikan hidup mereka bagi generasi penerus. “Ketika guru dimuliakan, maka ilmu ikut dimuliakan. Kami berharap perjalanan ini bukan hanya menghadirkan pengalaman spiritual, tetapi juga menjadi doa yang kembali membawa keberkahan bagi sekolah, bagi keluarga, dan bagi masa depan pendidikan Nur Hikmah,” ucapnya.

Selain menjalankan ibadah umrah, para peserta juga akan menikmati wisata singkat di Dubai sebagai bagian dari rangkaian perjalanan. Yayasan juga memberikan uang saku untuk menunjang kebutuhan selama ibadah dan perjalanan, sehingga para guru dapat merasakan perjalanan yang nyaman, tenang, dan penuh manfaat. Program ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para pendidik untuk terus berkarya dengan sepenuh hati.

Salah satu peserta yang diberangkatkan menyampaikan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. “Perjalanan ini seperti hadiah dari Allah atas lelah yang tidak pernah kami hitung. Rasanya seperti dipanggil untuk menyegarkan hati setelah perjalanan panjang dalam mendidik anak-anak bangsa,” ujarnya. Enam guru yang diberangkatkan dalam program apresiasi ini adalah: Ustadz Hendri Kurniawan, S.S.I.; Ustadz Yusron Yasir, S.H.I.; Ustadzah Mefiaska Sari, S.Pd.; Ustadzah Robiatul Adawiah, S.Pd.; Ustadz Marjuki, S.S.I., M.MPd.; dan Ustadz Muhammad Rusdi, S.Pd.I.