Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Peringatan Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2025 disambut penuh suka cita oleh seluruh satuan pendidikan di lingkungan Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi. Tahun ini perayaan mengusung tema nasional: “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebuah pesan yang menegaskan bahwa kekuatan bangsa tumbuh dari ketulusan, kecerdasan, dan integritas para pendidik. Sejalan dengan tema tersebut, peringatan di Nur Hikmah dilaksanakan secara kreatif di setiap unit sekolah dengan ragam kegiatan sejak pukul 07.00–10.00, mulai dari penampilan siswa, vidgram apresiasi, cosplay profesi, hingga pemberian doorprize.

Usai rangkaian kegiatan di unit masing-masing, pada pukul 10.30 seluruh guru dari KB-TK, SD, SMP, hingga SMA berkumpul di Aula Yayasan Wakaf Nur Hikmah untuk mengikuti acara puncak. Kegiatan dimulai dengan sambutan penuh keteduhan dari Ketua Yayasan Wakaf Nur Hikmah, Bapak Mahmud Anies Baswedan. Dalam pesannya, beliau menyampaikan, “Guru adalah penjaga cahaya zaman. Dari ruang kelas yang sederhana, Anda menyalakan harapan yang kelak menerangi negeri ini. Tetaplah mengajar dengan hati, karena setiap nilai kebaikan yang Anda tanamkan akan menjadi kekuatan Indonesia di masa depan.” Ucapan ini disambut tepuk tangan panjang dari seluruh guru yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Dewi Handayani, Ketua Komite SMAIT Nur Hikmah yang mewakili seluruh komite sekolah. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendidik. “Kami melihat perjuangan bapak dan ibu guru: pengorbanan waktu, kesabaran yang tak terhitung, dan ketulusan yang tak pernah ditagihkan. Di Hari Guru ini, kami ingin mengatakan bahwa Anda tidak sendirian; orang tua berdiri bersama Anda, mendukung setiap langkah yang Anda tempuh demi masa depan anak-anak kami.”

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SDIT Nur Hikmah, Ustadz Muhammad Muriyanto, S.H., Gr., turut memberikan pernyataan inspiratif yang mempertegas pentingnya peran guru pada era kini. “Guru bukan hanya penyampai pengetahuan, tetapi pemandu kehidupan. Di tengah derasnya perubahan zaman, guru adalah kompas moral dan intelektual bagi siswa. Dan saya bersyukur, guru-guru Nur Hikmah menjalankan peran itu dengan cinta dan integritas yang tinggi.” Pernyataan ini memberikan energi baru bagi para pendidik yang hadir.

Keseruan acara semakin lengkap dengan kreativitas tiap satuan pendidikan, termasuk cosplay profesi, penampilan seni, serta pembagian doorprize yang menambah keceriaan suasana. Dari unit KB-TK, seorang guru turut menyampaikan harapannya, “Semoga ke depan semakin banyak ruang bagi guru untuk berkembang. Ketika guru bertumbuh, maka anak-anak pun tumbuh lebih baik.” Momen ini menjadi penutup yang manis, menggambarkan bahwa Hari Guru bukan sekadar perayaan, tetapi penguatan ikatan antara guru, lembaga, dan masa depan pendidikan.

Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Yayasan Wakaf Nur Hikmah berharap peringatan Hari Guru tahun ini menjadi pengingat bahwa peran pendidik adalah pilar utama dalam membangun generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing. Semoga cahaya perjuangan para guru terus menyala, menerangi masa depan bangsa.