Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
SMAIT Nur Hikmah melaksanakan kegiatan Tourist Hunting pada Selasa, 27 Januari 2026 sebagai bagian dari program penguatan kemampuan bahasa Inggris dan pengembangan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi dengan penutur asli (native speaker). Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Goal utama program ini adalah membangun pondasi keterampilan berbahasa Inggris siswa sekaligus memperluas wawasan global mereka.

Sejak pagi hari, siswa diwajibkan berkumpul di kawasan Pinang Ranti sebelum pukul 06.00 WIB untuk menghindari kepadatan lalu lintas dan memastikan perjalanan menggunakan TransJakarta berjalan efektif dan tertib. Kedisiplinan waktu menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang ditanamkan dalam kegiatan ini, sekaligus melatih tanggung jawab dan kemandirian siswa.
Untuk efektivitas pelaksanaan, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok dipimpin oleh seorang ketua kelompok dan didampingi oleh guru pendamping sebagai teacher partner. Masing-masing kelompok telah menyiapkan strategi komunikasi, termasuk daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada turis asing sebagai panduan wawancara dan latihan percakapan terstruktur.

Setiap kelompok diwajibkan melakukan wawancara minimal dengan dua turis asing. Melalui aktivitas ini, siswa tidak hanya berlatih berbicara dalam bahasa Inggris, tetapi juga memahami cross culture knowledge, mendapatkan pengalaman baru, serta menumbuhkan sikap toleransi terhadap bangsa dan budaya lain. Program ini diharapkan mampu memperluas perspektif keilmuan siswa, mengingat lebih dari 50% literasi pengetahuan dunia dipublikasikan dalam bahasa Inggris.

Guru Bahasa Inggris SMAIT Nur Hikmah, Ustadz Ikfan, menyampaikan bahwa kegiatan Tourist Hunting merupakan pembelajaran kontekstual yang sangat efektif bagi siswa. “Interaksi langsung dengan native speaker memberikan pengalaman autentik yang tidak bisa diperoleh hanya di dalam kelas. Anak-anak belajar bahasa sekaligus membangun kepercayaan diri, keberanian, dan kesiapan menghadapi dunia global,” ujarnya.