Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Dari Nur Hikmah untuk Peradaban: 271 Siswa Menuntaskan Khotmul dan Imtihan Qur’an

By | Published | No Comments

Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti kegiatan Khotmul dan Imtihan Qur’an yang diselenggarakan oleh SDIT Nur Hikmah. Kegiatan ini berlangsung di Balai Komando Cijantung sejak pukul 07.30 hingga 12.30 WIB, dan dihadiri oleh para siswa, orang tua, pengurus yayasan, serta para tamu undangan. Momen ini menjadi peristiwa istimewa ketika para siswa menampilkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an yang telah mereka pelajari dengan tekun bersama para guru.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Penjamin Mutu Metode Ummi, Ahmad Yusuf, M.Si., yang memberikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam menjaga kualitas pembelajaran Al-Qur’an. Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan Al-Qur’an tidak hanya diukur dari jumlah hafalan, tetapi juga dari kualitas bacaan, kedisiplinan belajar, serta tumbuhnya kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Ketua Yayasan Wakaf Nur Hikmah, Mahmud Anis Baswedan, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an adalah fondasi utama dalam membangun generasi masa depan. “Kurikulum boleh berkembang mengikuti zaman, tetapi Al-Qur’an harus tetap hidup di hati anak-anak kita. Dari sanalah lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki arah hidup yang benar,” ungkapnya di hadapan para orang tua yang hadir.

Kepala sekolah SDIT Nur Hikmah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan orang tua yang telah bersama-sama menguatkan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari perjalanan panjang menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Anak-anak kita mungkin masih kecil, tetapi langkah mereka sudah besar: memulai hidup dengan Al-Qur’an. Semoga ayat-ayat yang mereka baca hari ini tumbuh bersama mereka, menjadi cahaya yang menuntun masa depan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini tercatat 271 peserta mengikuti Khotmul dan Imtihan Qur’an dengan total 338 kategori capaian. Rinciannya meliputi 66 siswa kategori tartil, 144 siswa juz 30, 43 siswa juz 29, serta capaian hafalan dari juz 1 hingga juz 19 dengan jumlah peserta yang beragam. Beberapa siswa bahkan berhasil menyelesaikan lebih dari satu kategori, yaitu 37 siswa menyelesaikan dua kategori, 5 siswa tiga kategori, 4 siswa empat kategori, 1 siswa lima kategori, dan 1 siswa berhasil menuntaskan enam kategori sekaligus. Capaian ini menjadi bukti nyata kesungguhan para siswa serta sinergi kuat antara sekolah dan orang tua dalam menumbuhkan generasi yang akrab dengan Al-Qur’an.