Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

SDIT Nur Hikmah Gelar Temu Profesi: Menghadirkan Inspirasi dari Dunia Nyata untuk Generasi Hebat

By | Published | No Comments

Pada Selasa, 25 November 2025, SDIT Nur Hikmah melaksanakan kegiatan Temu Profesi mulai pukul 13.00 hingga selesai sebagai bagian dari upaya memperkaya wawasan dan pengalaman belajar siswa. Program ini dihadirkan untuk mengenalkan berbagai profesi secara langsung melalui pemaparan para wali murid yang berkompeten di bidangnya. Dengan pendekatan yang interaktif, kegiatan ini tidak hanya membuka pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk bermimpi dan merancang masa depan sejak dini.

Kegiatan Temu Profesi dibagi menjadi dua lokasi, yaitu Aula SDIT Nur Hikmah dan Masjid SDIT Nur Hikmah, masing-masing menghadirkan profesi berbeda. Di Aula, siswa mendapatkan inspirasi dari dunia kesehatan melalui pemaparan Ibu drg. Daisy Sunja Kurnia Putri (orang tua Ananda Arsyila Dasha Shaqueena, kelas 2 Maryam) dan Ibu dr. Dwi Harliani Ayu Aprilia (orang tua Ananda Zaydan Altaz Alifiandra, kelas 2 Hafshah). Para pemateri mengenalkan tugas dokter gigi dan dokter umum, pentingnya menjaga kebersihan tubuh, hingga alat medis sederhana yang membuat siswa semakin antusias.

Sementara itu, di Masjid SDIT Nur Hikmah, siswa diperkenalkan dengan profesi di bidang pendidikan dan teknik. Pemateri pertama, Ibu Agustina, S.Pd. (orang tua Ananda Agam Akhtar, kelas 4 Bilal), membagikan pengalaman menarik tentang dunia kependidikan dan peran guru dalam membangun generasi bangsa. Selanjutnya, Ibu Rohalina Gunara, S.T. (orang tua Ananda Fadhilatu Alfafa, kelas 5 Ubay bin Ka’ab) memperkenalkan profesi teknik dengan simulasi ringan yang membuat siswa memahami betapa pentingnya keahlian rekayasa dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SDIT Nur Hikmah, Ustadz Muhammad Muriyanto, S.H., Gr., memberikan tanggapan positif terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Beliau menyampaikan, “Temu Profesi ini adalah ikhtiar kita untuk membuka jendela masa depan bagi anak-anak. Kita ingin mereka mengenal berbagai bidang pekerjaan dengan cara yang menyenangkan dan bermakna. Setiap profesi memiliki nilai ibadah ketika dilakukan dengan kesungguhan dan akhlak yang baik. Inilah pesan yang ingin kami tanamkan.” Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada para pemateri yang meluangkan waktu untuk hadir dan menginspirasi.

Kegiatan ini berjalan hangat, edukatif, dan penuh antusiasme. Temu Profesi tidak hanya memberikan pengetahuan tentang berbagai pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian siswa untuk bermimpi. Dengan kolaborasi kuat antara sekolah dan orang tua, SDIT Nur Hikmah berharap kegiatan ini terus menjadi agenda rutin yang membantu membentuk generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.