Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Qur’an Camp SDIT Nur Hikmah: Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an di Alam Terbuka

By | Published | No Comments

SDIT Nur Hikmah menyelenggarakan kegiatan Qur’an Camp pada tanggal 17–19 Desember 2025 bertempat di Vila Bukit Pinus, Pancawati. Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswa kelas takhosus yang secara khusus dipersiapkan untuk menguatkan interaksi mereka dengan Al-Qur’an. Suasana alam yang sejuk dan tenang menjadi latar yang tepat untuk menghadirkan pengalaman spiritual yang mendalam dan berkesan bagi para peserta.

Selama tiga hari, dinamika kegiatan Qur’an Camp diisi dengan agenda inti berupa menghafal Al-Qur’an, murojaah, serta penguatan motivasi. Setiap sesi dirancang tidak hanya untuk mengejar capaian hafalan, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, ketekunan, dan adab terhadap Al-Qur’an. Waktu-waktu pagi yang hening hingga malam yang reflektif menjadi momen berharga bagi siswa untuk lebih dekat dengan kalam Allah.

Salah satu rangkaian kegiatan yang paling dinanti adalah talkshow bersama Zaky Al Hafidz yang dipandu dengan hangat dan komunikatif oleh Ustadzah Icha. Talkshow ini menghadirkan suasana inspiratif, membangkitkan semangat siswa untuk mencintai Al-Qur’an dengan cara yang membumi dan menyenangkan. Salah satu siswa peserta mengungkapkan rasa bahagianya mengikuti Qur’an Camp ini, karena merasa lebih semangat menghafal, lebih percaya diri, dan merasakan kebersamaan yang hangat dengan teman-teman sesama pecinta Al-Qur’an.

Kepala SMPIT Nur Hikmah, Ustadz Muriyanto, S.H., Gr., dalam pernyataannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Qur’an Camp seperti ini sangat penting untuk membangun fondasi ruhiyah anak-anak sejak dini. Ketika Al-Qur’an dikenalkan dengan suasana yang menyenangkan dan penuh makna, maka ia akan tumbuh menjadi cahaya yang menerangi perjalanan hidup mereka,” tuturnya.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Ustadzah Ely Fatimah, menegaskan bahwa Qur’an Camp ini dirancang sebagai ruang tumbuh, bukan sekadar agenda hafalan. “Kami ingin anak-anak pulang bukan hanya membawa tambahan hafalan, tetapi juga membawa rasa cinta, kedekatan, dan kebanggaan terhadap Al-Qur’an. Semoga dari kegiatan ini lahir generasi yang kuat imannya, lembut akhlaknya, dan istiqamah bersama Al-Qur’an,” ujarnya penuh harap.