Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Bogor — Udara sejuk dan hamparan hijau di kawasan Gunung Mas, Puncak Bogor, menjadi saksi kebersamaan hangat keluarga besar Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi pada Sabtu, 4 Oktober 2025. Sebanyak 250 guru dan pegawai dari seluruh unit — KBTK, SDIT, SMPIT, dan SMAIT Nur Hikmah — hadir dalam kegiatan Gathering Yayasan yang bertujuan mempererat ukhuwah, menumbuhkan semangat kolaborasi, serta menyegarkan kembali energi pengabdian setelah padatnya aktivitas pendidikan.

Acara dibuka dengan penuh semangat oleh Sekretaris Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Ustadz Noor Sewoko, S.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dedikasi seluruh civitas Nur Hikmah.
“Kita hadir di sini bukan sekadar untuk berlibur, tapi untuk memperkuat tali kebersamaan. Di balik kinerja hebat di sekolah, ada kolaborasi dan ukhuwah yang harus terus dijaga. Semoga momen ini menjadi pengingat bahwa kita adalah satu keluarga besar dengan visi yang sama — membangun generasi unggul dan berakhlak mulia,” ujarnya.

Usai sambutan, suasana berubah menjadi penuh tawa dan energi. Panitia menghadirkan beragam games seru dan menantang, menguji kekompakan tim, kreativitas, serta semangat sportif para peserta. Gelak tawa dan yel-yel menggema di area lapangan Gunung Mas hingga waktu Zuhur tiba, menandakan betapa kuatnya semangat kebersamaan yang tumbuh di antara para guru dan pegawai.
Selesai istirahat siang, acara berlanjut dengan pembagian door prize, yang menjadi momen paling ditunggu. Sebanyak 80 hadiah menarik dibagikan, dengan grand prize berupa motor listrik yang berhasil mencuri perhatian dan sorak gembira seluruh peserta. Kegembiraan pun semakin lengkap saat sesi refleksi dan motivasi bersama H. Aris Ahmad Jaya, M.Pd., yang mengajak peserta untuk melihat makna kebersamaan dan kerja sama dari setiap permainan yang telah dijalani.
“Kadang kita lupa bahwa yang membuat tim kuat bukan siapa yang paling hebat, tapi siapa yang paling bisa percaya dan saling menguatkan,” pesannya.

Salah satu guru peserta gathering mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. “Capek, tapi bahagia banget. Rasanya kayak recharge semangat setelah rutinitas padat di sekolah. Kebersamaan kayak gini bikin makin semangat jadi bagian dari Nur Hikmah,” ujarnya dengan senyum lebar sebelum rombongan kembali ke Bekasi pada pukul 17.30 WIB.

Gathering di Gunung Mas kali ini bukan hanya sekadar perjalanan rekreasi, tapi momentum berharga yang meneguhkan nilai ukhuwah, sinergi, dan dedikasi. Dari Puncak Bogor, semangat baru itu kembali dibawa pulang ke Bekasi — siap menumbuhkan inspirasi, kerja sama, dan cinta dalam setiap langkah pengabdian di Yayasan Wakaf Nur Hikmah.