Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
Lingkungan Pendidikan Islam Nur Hikmah Bekasi menyelenggarakan Bulan Bahasa 2026 selama dua hari, 29–30 Oktober 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Perpustakaan Nur Hikmah bekerja sama dengan Manajer Kurikulum ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk merayakan bahasa, mengasah kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap dunia literasi. Beragam perlombaan digelar di seluruh satuan pendidikan, mulai dari KBTK, SDIT, SMPIT hingga SMAIT Nur Hikmah, di antaranya lomba membaca puisi, menulis cerpen, dan berbagai kompetisi kebahasaan lainnya.

Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, Bulan Bahasa tahun ini juga menghadirkan pengalaman literasi yang lebih luas melalui bazar buku hasil kolaborasi dengan Pustaka Al-Kautsar. Istimewanya, dewan juri yang terlibat merupakan para penulis terbaik Indonesia yang dihadirkan oleh Pustaka Al-Kautsar. Kehadiran mereka memberikan nilai lebih, karena peserta didik tidak hanya berkompetisi, tetapi juga berkesempatan mendapatkan penilaian dan perspektif dari para praktisi dunia kepenulisan.

Manajer Kurikulum Nur Hikmah, Ustadzah Tina Afriani, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar membangun budaya literasi di lingkungan sekolah, sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berani menyampaikan gagasan dan mengekspresikan pemikiran melalui bahasa. Salah satu siswa peserta kegiatan juga mengungkapkan antusiasmenya mengikuti perlombaan dan mendapatkan pengalaman baru dalam dunia literasi. Sebab, pendidikan bukan hanya tentang bagaimana anak-anak mampu membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana mereka belajar merangkai pikiran, menyampaikan gagasan, dan kelak menghadirkan perubahan melalui kata-kata. Dari kata lahir gagasan, dari gagasan tumbuh peradaban.
