Sinergi Sekolah dan Orang Tua, SDIT Nur Hikmah Siapkan Generasi Kelas 4 dan 5

CategoriesSDIT

Bekasi, 19 September 2026 — SDIT Nur Hikmah kembali memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua melalui Pertemuan Orang Tua Siswa Kelas 4 dan 5 yang digelar pada Sabtu (19/9/2026) di Lantai 3 Aula SMPIT Nur Hikmah. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi bersama untuk menyampaikan berbagai program dan agenda pendidikan yang akan dilaksanakan selama satu tahun pada jenjang kelas 4 dan 5. Suasana pertemuan berlangsung hangat, komunikatif, dan mendapat antusiasme dari para orang tua yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, sekolah memaparkan rangkaian kegiatan dan program yang akan menjadi bagian dari proses pendidikan siswa selama satu tahun ke depan. Penyampaian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh kepada orang tua mengenai arah pembelajaran, pembinaan karakter, serta berbagai aktivitas yang akan dijalani putra-putri mereka. Kepala SDIT Nur Hikmah, Ustadz Muhammad Muriyanto, S.H., Gr., dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Menurutnya, sekolah dan keluarga perlu berjalan dalam arah yang sama agar pendampingan terhadap anak dapat berlangsung secara optimal.

Tidak hanya membahas program sekolah, pertemuan juga menghadirkan sesi seminar parenting bersama Farraas Afiefah Muhdiar, M.Sc., M.Psi. Sesi ini menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian para orang tua karena menghadirkan perspektif psikologi dalam mendampingi anak di tengah berbagai dinamika pertumbuhan dan perkembangan mereka. Penyampaian materi berlangsung interaktif dan memberikan ruang bagi orang tua untuk memahami kembali peran keluarga dalam membangun komunikasi, memberikan pendampingan, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan ini, SDIT Nur Hikmah berharap komunikasi dan kolaborasi antara sekolah dengan orang tua semakin kuat. Pertemuan tersebut bukan sekadar penyampaian agenda sekolah, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pendidikan yang utuh bagi anak—pendidikan yang tidak berhenti di ruang kelas, tetapi berlanjut di rumah melalui keteladanan, perhatian, dan pendampingan orang tua. Karena pada akhirnya, mendidik anak bukan pekerjaan sekolah semata, melainkan perjalanan bersama antara guru dan keluarga untuk menumbuhkan generasi yang berakhlak, mandiri, dan berprestasi.

About the author