Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.
(Imam Syafi’i).
“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.
(Abu Bakar As Shiddiq RA).
By LPI nurhikmah | Published | No Comments
uasana penuh kekeluargaan dan semangat pengabdian menyelimuti Aula Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi pada 26 Juni 2026, saat Pembina Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Dr. (H.C.) Abdul Kadir Baraja, hadir untuk memberikan tausiyah dan motivasi kepada seluruh pengurus yayasan, kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh sivitas Yayasan Wakaf Nur Hikmah. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali jati diri seorang pendidik, bahwa mendidik bukan sekadar menyampaikan ilmu, tetapi menghadirkan keteladanan yang akan terus hidup dalam diri setiap anak. Di hadapan para peserta, beliau mengajak seluruh insan pendidikan untuk menjaga marwah profesi guru, memperkuat akhlak, serta menjadikan setiap aktivitas pendidikan sebagai ikhtiar melahirkan generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan kemanusiaan.

Dalam pesannya, Dr. (H.C.) Abdul Kadir Baraja menegaskan bahwa seorang guru adalah pembangun peradaban. Menurut beliau, anak-anak tidak hanya belajar dari apa yang diajarkan, tetapi lebih dalam lagi, mereka belajar dari apa yang dicontohkan. Karena itu, setiap pendidik hendaknya berfokus pada pembentukan karakter, menanamkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan kepada Allah SWT. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan sejati bukan hanya diukur dari prestasi akademik, melainkan dari lahirnya pribadi-pribadi yang kelak mampu memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi, Mahmud Anis Baswedan, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan Yayasan Wakaf Nur Hikmah yang terus bertumbuh berkat kebersamaan seluruh sivitas. Beliau menuturkan bahwa setiap capaian yang diraih hingga hari ini merupakan hasil dari kerja sama, keikhlasan, dan komitmen seluruh keluarga besar Nur Hikmah dalam menjaga amanah pendidikan. Ia berharap semangat yang disampaikan oleh pembina yayasan menjadi energi baru untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat budaya kerja yang profesional dan berlandaskan nilai-nilai Islam, serta melahirkan generasi Qurani yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan ilmu, akhlak, dan integritas.