Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Guru Nur Hikmah Ikuti Pelatihan Pembuatan Modul E-Learning

By | Published | No Comments

Sebanyak 55 guru Nur Hikmah dari jenjang SD, SMP, dan SMAIT Nur Hikmah mengikuti Pelatihan Pembuatan Modul E-Learning Sekolahku yang diselenggarakan pada 26–27 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMPIT Nur Hikmah sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pembelajaran di era digital. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru agar mampu menyusun modul e-learning yang sistematis, interaktif, dan selaras dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan pelatihan ini berada di bawah tanggung jawab Ustadzah Tinah Afriani, S.Pd., Gr. selaku Manager Kurikulum Yayasan Wakaf Nur Hikmah Bekasi. Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis yayasan untuk memastikan kualitas pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Penguatan kompetensi guru dalam penyusunan modul e-learning adalah kebutuhan mutlak agar proses belajar mengajar lebih efektif, fleksibel, dan bermakna,” ujarnya.

Para trainer didatangkan langsung dari Sekolah Al Hikmah Surabaya, yakni Ustadzah Yuniati, S.Pd., Ustadzah Sulastri, S.T., Ustadzah Mirna Agustina, S.Pd., dan Ustadzah Roya Tibsyaaroh, S.Si. Selama dua hari pelaksanaan, pelatihan dikemas dalam bentuk workshop intensif yang dibagi ke dalam tiga rumpun, yaitu Bahasa, MIPA, dan Sosial. Setiap peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan modul e-learning sesuai bidang masing-masing.

Pada sesi pembukaan, Ustadz Noor Sewoko selaku Sekretaris Yayasan Wakaf Nur Hikmah menegaskan bahwa dunia pendidikan telah memasuki era digitalisasi ruang kelas. Ia menyampaikan bahwa guru tidak cukup hanya mengajar secara konvensional, tetapi juga perlu menghadirkan pembelajaran digital yang terstruktur. “Sudah sampai pada zamannya guru mampu membuat dan mengembangkan modul e-learning sebagai bagian dari pembelajaran modern,” tuturnya.

Sementara itu, Ustadzah Yuniati, S.Pd. menyampaikan bahwa selama dua hari pelatihan, peserta secara aktif terlibat dalam praktik paparan modul, diskusi, serta penyempurnaan produk hingga tahap evaluasi. Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi bersama untuk menilai kesiapan modul yang telah disusun. Salah satu guru peserta menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman langsung dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menyusun modul e-learning yang siap diterapkan di kelas.