Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Puasa Kamis sebagai Budaya Sekolah, SMAIT Nur Hikmah Gelar Iftar Jama’

By | Published | No Comments

SMAIT Nur Hikmah Bekasi kembali menyelenggarakan kegiatan Inftor Jama’i pada Kamis sore, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan tradisi sekolah yang menguatkan budaya shaum sunnah Kamis yang telah lama menjadi habit dan ciri khas pembinaan di Nur Hikmah. Sebanyak lebih dari 110 lebih siswa hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh antusias.

Kegiatan dimulai selepas salat Ashar dengan agenda khataman Al-Qur’an yang dipimpin secara terpadu oleh guru-guru tahfiz. Suasana ruang kelas dan area terbuka dipenuhi lantunan ayat suci yang dibaca murid-murid dengan tertib dan khidmat. Setelah itu, siswa mengikuti kajian singkat yang memberikan penguatan tentang keutamaan shaum sunnah, keistiqamahan, dan pentingnya merawat amalan kecil yang dilakukan bersama-sama disampaikan oleh ustadz Tarmizi, M.Pd.

Dalam sambutannya, Kepala SMAIT Nur Hikmah, Ustadzah Farkhatun, S.H, M.Pd., menyampaikan bahwa Iftor Jama’i bukan hanya agenda rutin, tetapi juga ruang pembiasaan karakter. “Kita ingin anak-anak membentuk kebiasaan baik sejak dini. Shaum sunnah, membaca Al-Qur’an, dan duduk dalam majelis ilmu adalah fondasi penting yang akan mereka bawa sampai dewasa,” ungkapnya. Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan ini diadakan dua kali dalam setahun, khususnya menjelang ujian semester, agar siswa memulai masa ujian dengan hati yang tenang dan jiwa yang terjaga.

Menjelang waktu Magrib, suasana semakin hangat ketika seluruh siswa, guru, dan civitas sekolah berkumpul untuk berbuka puasa bersama. Hidangan sederhana yang disiapkan panitia menjadi terasa lebih bermakna karena dinikmati dalam suasana kebersamaan. Salah satu siswa menyampaikan bahwa momen ini membuatnya merasa lebih dekat dengan teman-teman dan guru, serta menambah semangat untuk menjaga amalan shaum sunnah.

Kegiatan ditutup dengan salat Magrib berjamaah, kemudian siswa dipersilakan pulang dengan tertib. Inftor Jama’i kali ini kembali menjadi pengingat bahwa kebersamaan dalam kebaikan selalu meninggalkan jejak yang kuat dalam diri peserta didik. Semoga tradisi baik ini terus terjaga sebagai bagian dari karakter unggul SMAIT Nur Hikmah Bekasi.