Skip to content
Ilmu Itu lebih baik dari kekayaan, karena kekayaan itu harus dijaga, sedangkan ilmu itu menjaga kamu.

(Ali Bin Abi Thalib).

Barang siapa belum pernah merasakan pahitnya mencari ilmu walau sesaat.
Ia akan menelan hinanya kebodohan sepanjang hidupnya.

(Imam Syafi’i).

Suatu pengetahuan (ilmu) jika tidak manfaat untukmu, maka tidak akan membahayakanmu.

(Umar Bin Khathab).

“Tanpa pengetahuan, tindakan tidak berguna dan pengetahuan tanpa tindakan adalah sia – sia”.

(Abu Bakar As Shiddiq RA).

Pasca PTS2, Pelajar bersemangat penerimaan raport esok.

By | Published | No Comments

Senin, 20 Maret 2022. SMPIT Nur Hikmah memasuki babak baru dari tri wulan kedua setelah menuntaskan kegiatan Penilaian Tengah Semester 2023 di pekan kemarin, baik dari jenjang kelas VII sampai kelas IX. Tentu banyak yang sudah dijalani dalam fase 3 bulan kedua ini dengan model offline sempurna. Semua kegiatan tereksekusi dengan rapih, termasuk juga dengan pelaksanaan PTS 2, Alhamdulillah.

Ustadz Muhammad Rondi, S.Pd. selaku ketua panitia PTS tahun ini menuturkan, “Alhamdulillah, kegiatan PTS ini secara umum berjalan dengan lancar, dengan dengan menggunakan semua ruangan yang di isi kurang lebih 20 siswa ditiap kelas dan  diawasi oleh dua orang guru. Memang ada beberapa siswa yang tidak masuk, tapi itu dibawah 5 persen, dan Alhamdulillah mulai Senin kemarin, proses ujian susulan dan remedial dilakukan. Oh ya, Ujian kali ini, semua pelajar melakukan dengan model offline dan menggunakan kertas dan lembar jawaban. Ini membantu siswa dalam pengkondsian ujian jauh lebih optimal dan membangun suasana akademis.” Lanjut beliau.

dapun ustadzah Anik Nurhidayati, S.Pd selaku wakil kepala bidang kurik SMPIT Nur Hikmah, menuturkan kepada admin, ” Alhamdulillah, kegiatan PTS 2 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, di kesempatan ini juga kami selaku sekolah mengucapkan banyak terimakasih atas upaya kolaborasi dari orangtua yang membimbing pelajar selama dirumah .”

Barakallah, semangat terus pelajar SMPIT Nur Hikmah, ingat seperti tutur Imam Syafi’i. Lebih baik berkelahi lelah belajar dimasa muda, daripada harus menanggung kebodohan dimasa tua…